Penyusunan Prototipe Indeks Pemberdayaan Masyarakat untuk PNPM Inti (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat)


Working Paper 12-2014

Penulis: Wahyono Kuntohadi, Bagoes Joetarto, Silvira Ayu Rosalia, dan Syarifudin Prawiro Nagoro.

PNPM Inti adalah program nasional penanggulangan kemiskinan berbasis komunitas masyarakat yang berjalan di Indonesia sejak tahun 2007. Sejauh ini program tersebut telah menggunakan banyak indikator kinerja berbasis pada output (hasil) untuk mengevaluasi program, tetapi tidak pernah menggunakan sebuah indeks yang secara efektif dapat menunjukkan kinerja proses pemberdayaan masyarakat.
Sebuah indeks yang efektif dibutuhkan secara signifikan dalam aktivitas monitoring dan evaluasi karena jumlah peserta yang sangat banyak, proses pemberdayaan yang bertahap, dan adanya jadwal yang ketat untuk melakukan inspeksi lapangan untuk validasi. Indeks tersebut dibangun dengan mempertimbangkan enam langkah proses pemberdayaan masyarakat dan tiga indikator utama. Terdapat beberapa tantangan yang cukup serius untuk mendapatkan solusinya, antara lain: (1) jumlah variabel pemberdayaan yang sangat banyak; (2) nilai variasi sebaran data yang sangat tinggi oleh karena keanekaragaman karakter wilayah dan (3) banyaknya nilai data missing dalam MIS sebagai hasil pengumpulan data.
Dengan menggunakan analisis faktor dan re-estimasi nilai pencilan, indeks kinerja dan indeks kelengkapan data disusun untuk menelusuri wilayah yang masih memiliki kinerja pemberdayaan yang rendah. Indeks tersebut diharapkan dapat memberikan beberapa manfaat karena memiliki rentang nilai yang mudah untuk diinterpretasikan, efektif untuk menelusuri penyebab kinerja yang lemah, dan memiliki perbandingan kinerja diantara beberapa wilayah yang dipilih.

Untuk mendapatkan laporan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi TNP2K- Unit Knowledge Management (kmu@tnp2k.go.id)