Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan - TNP2K
Artikel

TNP2K, PRSF, Bappenas, dan InDEC Fasilitasi Konferensi Monitoring & Evaluasi Nasional

Agustus 28, 2014 20:00:00 pm


Konferensi Monitoring & Evaluasi Nasional

“Kita perlu undang-undang dan peraturan untuk mendukung sasaran pembangunan, ungkap Dr. Ir. Edi Effendi Tedjakusuma, MA, Deputi Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan saat memberikan keynote speech pada "Konferensi Nasional Monitoring dan Evaluasi (M & E)". Acara yang difasilitasi oleh  TNP2K, Bappenas, InDEC dan PRSF yang diadakan di Gedung Serba Guna, Bappenas di Jakarta pada 28-29 Agustus 2014. Sebelum acara ini juga telah dilakukan pra-konferensi yang telah dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2014 lalu, di kantor TNP2K, Jakarta.

Tedjakusuma menambahkan bahwa dengan adanya peraturan akan membantu memberikan arahan kepada Kementerian dan Lembaga, serta memberikan konsistensi indikator dalam melakukan  monitoring dan evaluasi. Adanya peraturan pemerintah nomor 39/2006 tentang peraturan sistem Monitoring dan Evaluasi yang perlu didukung dalam pelaksanaanya secara konkrit agar dapat dilakukan secara berkesinambungan dan pada semua tahapan.

Pada sesi selanjutnya konferensi paralel dilakukan dan diawasi oleh Ketua InDEC dan M & E Specialist UNWFP B. Dwiagus Stepantoro, MSc dan Dee Jupp, Grup Pembangunan Efektif. Jupp memberikan pengenalan "Reality Check Approach” dengan menggunakan  metodologi penelitian kualitatif yang lebih menekankan pada  interaksi yang mendalam dengan keluarga dan rumah tangga, serta berbagi pengalamannya saat menerapkan metodologi tersebut di lapangan.

Sesi berikutnya narasumber mengeksplorasi berbagai bentuk metodologi M & E, termasuk "Mixed Metode" dan "Evaluasi Dampak". Umi Hanik, anggota InDEC dan PRSF, mencatat: "Ada banyak pendekatan evaluasi dan metodologi yang berbeda. Pengumpulan data tetap menjadi tantangan, karena tergantung pada sistem evaluasi."

Argumen ini didukung oleh Caroline Sage dari Bank Dunia: "Tidak ada standar yang ditetapkan. Ini tergantung pada apa yang ingin Anda lakukan dan capai."

Para pembicara berbagi pengalaman mereka di lapangan dan alat-alat penelitian  yang berkembang, termasuk narasumber dari TNP2K, Wahyono Kuntohadi, yang menggambarkan pekerjaan saat ini di dashboard IMIS untuk merampingkan data pada program bantuan sosial, termasuk PKH, PNPM, Raskin, JKN dan BSM.

Lebih dari 100 peserta yang menghadiri konferensi ini termasuk dari Bappenas, Bank Dunia, Unicef, InDec dan Plan Internasional lainnya.

Materi-materi terkait dapat diunduh melalui tautan di bawah ini:

1. Membangun Sistem Monitoring & Evaluasi dan Meningkatkan Sinergi Dokumen Perencanaan.

2. Monitoring & Evaluasi dalam Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

3. Evaluation Design & Method: Case Study of Program Keluarga Harapan.

4. Use of Evaluation Findings For Project Planning.

5. Non-Experimental Impact Evaluations.

6. The Most Significant Change Technique: A Participatory Method for M&E.

7. Theory Based Approach in Evaluation.

8. Impact Evaluation And It’s Discontents.

9. Evaluation Use for Policy, Program, and Project Planning.

10. Dashboard I-MIS TNP2K untuk Mendukung Pemantauan dari Implementasi Program Kemiskinan

 

 

Kembali

Loading...
Tutup