Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan - TNP2K
Program

Uji Coba KIAT Guru

Mekanisme Uji Coba

Berdasarkan temuan lapangan dan diskusi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, muncul beberapa pendekatan yang diharapkan dapat meningkatkan keberadaan dan kualitas pelayanan pendidikan dengan meningkatkan motivasi, kinerja, dukungan, dan pengawasan bagi guru di daerah terpencil.

Melibatkan masyarakat untuk memberikan dukungan dan penilaian bagi layanan pendidikan.

  • Membuat maklumat pelayanan pendidikan yang disepakati bersama oleh guru, masyarakat, dan Dinas Pendidikan.
  • Melibatkan masyarakat dalam pemberian dukungan dan penilaian bagi keberadaan dan kualitas layanan pendidikan.

Mengaitkan pembayaran tunjangan guru dengan keberadaan atau kualitas layanan guru.

  • Keberadaan layanan guru dibuktikan secara akurat dengan menggunakan alat elektronik.
  • Kualitas layanan guru dinilai oleh masyarakat berdasarkan indikator maklumat pelayanan
  • Transparansi dan mekanisme pembayaran tunjangan diperbaiki agar tepat kriteria, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.
Tahapan Uji Coba

Kegiatan uji coba dilakukan dalam dua tahapan:

  • Tahap Pra Uji Coba (2014-2015) Tahap pertama dilakukan sepanjang tahun akademik 2014/15 dengan peserta 31 sekolah dasar di 3 kabupaten. Tahap ini terfokus pada pengembangan mekanisme dan perangkat intervensi dan penelitian, dengan menggunakan tambahan penghasilan yang telah dialokasikan oleh pemerintah daerah.
  • Tahap Uji Coba (2015-2017)
    Pada tahap kedua, intervensi dan penelitian akan dilakukan di 400 sekolah di 6-9 kabupaten dengan menggunakan alokasi tunjangan guru/ tambahan penghasilan yang telah dialokasikah oleh pemerintah pusat. 

Kelompok Uji Coba

Kegiatan uji coba membagi sekolah dasar ke dalam beberapa kelompok yang diamati, yaitu:

  • Kelompok Kontrol, yang tidak mendapatkan perlakuan apa pun. 
  • Kelompok A, dimana tunjangan dibayarkan secara reguler.
  • Kelompok B, dimana tunjangan dibayarkan secara reguler dan dibuat kesepakatan pelayanan antara guru dan masyarakat.
  • Kelompok C, dimana tunjangan dibayarkan secara reguler, dibuat kesepakatan pelayanan antara guru dan masyarakat, pembayaran tunjangan guru dikaitkan dengan keberadaan layanan pendidikan, dan mekanisme perbaikan pelayanan pendidikan apabila diperlukan.
  • Kelompok D, dimana tunjangan dibayarkan secara reguler, dibuat kesepakatan pelayanan antara guru dan masyarakat, pembayaran tunjangan guru dikaitkan dengan keberadaan dan kualitas layanan pendidikan, dan mekanisme perbaikan pelayanan pendidikan apabila diperlukan.
 
KIAT Design Chart
 
Perbandingan antara tingkat kemangkiran guru dan pencapaian hasil belajar murid pada tahap awal, tengah, dan akhir kegiatan uji coba diharapkan dapat mengidentifikasi intervensi mana yang paling efektif dalam meningkatkan motivasi dan kinerja guru dalam memberikan layanan pendidikan di daerah terpencil. Tahap kedua akan dilakukan selama 2 tahun akademik setelah tahap pertama selesai, dan diakhiri dengan rekomendasi bagi perbaikan kebijakan yang berbasis data.

Kembali ke atas

Loading...
Tutup